Senin, 26 Mei 2008

Kandungan ASI

ASI mengandung lebih dari 200 unsur-unsur pokok, antara lain zat putih telur, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, faktor pertumbuhan, hormon, enzim, zat kekebalan, dan sel darah putih. Semua zat ini terdapat secara proprosional dan seimbang satu dan lainnya.
ASI sangat bermanfaat karena mempunyai sifat yang diantaranya adalah sebagai makanan alami ideal dan fisiologis, mengandung nutrien yang lengkap dengan komposisi yang sesuai untuk keperluan pertumbuhan bayi yang sangat cepat, yaitu pada bulan-bulan pertama berat badan dapat meningkat kira-kira 30%. Nutrisi yang diberikan selalu dalam keadaan segar dengan suhu yang optimal dan bebas dari basil patogen. ASI juga mengandung zat anti dan zat kekebalan lain yang dapat mencegah berbagai penyakit infeksi terutama pada usus. 1
Memberikan ASI mempunyai banyak manfaat diantaranya adalah :
1. Praktis, mudah, dan murah. Tidak memerlukan biaya untuk membeli makanan buatan dan alat-alat untuk mempersiapkan dan memberikan makanan buatan tersebut.
2. Sedikit kemungkinan terjadi kontaminasi dan tidak akan terjadi kekeliruan dalam mempersiapkan makanan. Berlainan sekali dengan pemberian makanan buatan yang dapat membahayakan jika kurang pengetahuan tentang gizi, sanitasi, disertai pula daya beli yang kurang. Kontaminasi dengan basil patogen merupakan penyebab gangguan pencernaan yang sering ditemukan.
3. Menjalin hubungan psikologis yang erat antara ibu dan bayi, yang penting untuk perkembangan psikologi anak.
4. Mungkin memberikan keuntungan dalam pencegahan karsinoma payudara.
5. Menyusukan berarti memberikan makanan menurut kodrat alam karena menggunakan alat alamiah yaitu payudara dan bahan makanan alamiah yaitu ASI yang telah sengaja diciptakan untuk keperluan menyusukan. 6ASI yang keluar pada hari pertama dan kedua setelah melahirkan, berwarna putih kekuningan agak jernih dinamakan kolostrum. Meskipun jumlahnya sedikit menurut ukuran kita, tetapi volume kolostrum mendekati kapasitas lambung bayi yang berusia 1-2 hari. ”Cairan emas” ini mengandung sel darah putih yang dapat membunuh kuman penyakit. Kolostrum juga merupakan pencahar yang ideal untuk membersihkan zat yang tidak terpakai dari usus bayi yang baru lahir, dan mempersiapkan saluran cerna bagi makanan yang akan datang. Zat anti-infeksinya 10-17 kali lebih banyak dibanding ASI yang matur. Kolostrum juga mengandung protein yang lebih banyak serta karbohidrat dan lemak yang rendah. Kolostrum harus diberikan pada bayi.

Tidak ada komentar: